Selasa, 06 Maret 2012
Tekhnik Menyundul
Menyundul merupakan bagian penting dalam sepakbola. Banyak gol tercipta melalui
sundulan kepala. Menyundul bola membutuhkan koordinasi yang baik dari kepala,
badan, serta pengetahuan tentang kecepatan bola dan arah sundulan.
Ada 2 posisi menyundul bola:
1) ditempat dengan melompat vertikal
2) berlari sambil melompat menyambut bola. Pada posisi 2, bola akan bergerak lebih cepat karena
mendapat tambahan momentum dari gerakan kita. Besarnya momentum yang diterima
bola sangat tergantung pada ke elastisan bola dan kekuatan otot tulang belakang ketika
kita menyundul bola. Untuk membuat sundulan sekuat mungkin, kepala harus ditarik
kebelakang sebanyak mungkin (badan melengkung), paha ditarik kebelakang dan lutut
bengkok (Gb. Diatas). Pada posisi ini terjadi keseimbangan aksi-reaksi, pemain tidak
terpelanting atau terputar dan kepala siap memberikan sundulan kuat ke bola. Saat bola
menyentuh kepala, tubuh harus setegar mungkin agar lebih banyak energi dapat diberikan
ke bola (gerakan otot dan urat yang tidak perlu akan menyerap energi kita dan dapat
mengurangi energi yang diberikan pada bola).
Waktu sentuh kepala dengan bola (23 milidetik) yang relatif lebih lama dibandingkan
waktu sentuh kaki ketika ia menendang bola (8 milidetik), memungkinkan kita untuk
mengarahkan bola secara akurat ke arah yang kita inginkan.
Orang botak sering mendapat keuntungan dalam menyundul bola (rambut gondrong akan
menyerap sebagian energi bola sehingga bola yang terpantul akan berkurang
kecepatannya). Tetapi bukan berarti orang gondrong tidak bisa menyundul keras.
Sumber:
www.yohanessurya.com/download/penulis/Olahraga_03.pdf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar